Oleh: yantigaul | Oktober 3139pm30pmThu, 30 Oct 2008 14:39:14 +0000200831pm1030,2008

kucing ku yang lucu

Aku Cinta Kucing™

Begitulah saya. Di rumah, saya mempunyai 6 ekor kucing kampung lokal. Satu papa kucing, satu mama kucing, dan 4 ekor anak yang bandel-bandel sehat-sehat. Papa kucing bernama Boncelino, yang biasa dipanggil Boncel, Onyel, atau Onyei. Mama kucing bernama Pussy yang biasa dipanggil Pucci, Uci, Cemong (karena bulu di mukanya ada warna hitam kayak cemong-cemong) atau gendut (beratnya sekitar 4 kilo!). Kedua kucing ini adalah model untuk avatar saya D

Pussy mejengBoncel

Pussy dan Boncel

Keduanya menghasilkan mempunyai empat anak. Anak pertama adalah kucing jantan bernama Ricardo Izecson yang biasa dipanggil Kaka. Kok kayak nama pemain bola?? Berhubung mereka lahir ketika piala dunia, maka saya mencomot nama-nama pemain bola untuk menamakan anak-anak kucing ini.

Kaka-chan

Ricardo Izecson a.k.a Kaka

Anak kedua berkelamin jantan juga dan diberi nama Michael Ballack. Cukup Michael aja. Nggak pake embel-embel lain. Tapi Michael lebih sering dipanggil Ekel. Anak ketiga adalah kucing betina dan dinamakan Lorenza, karena bulunya yang loreng-loreng.

Ekel dan Oyeng

Michael dan Lorenza

Dan anak terakhir bernama Putih. Kok standar amat?? Awalnya Putih ini mau diadopsi oleh teman saya, jadi saya memutuskan untuk tidak memberinya nama. Biarlah majikan baru-nya yang akan memberikan nama. Tapi ternyata teman saya membatalkan adopsi tersebut, oleh karena itu kita beri nama seadanya, sesuainya dengan bulunya yang Putih. Tadinya mau saya namakan Miroslav Klose, tapi kakak saya tidak setuju P hehehe…

Putih-Kun

Putih

Keempat anak-anak kucing yang lucu-lucu ini lahir pada tanggal 24 Mei 2006. Oh iya…ada satu kucing lagi, tapi yang satu ini kucing nge-kos, namanya Rocky. Kenapa nge-kos? Karena Rocky ini adalah kucing liar yang hobby tidur di teras rumah dan datang tepat pada jam makan kucing. Karena tingkahnya yang lucu dan nggak pernah berbuat ulah, maka kita tampung sebagai anak kos. Anak kos yang gratis karena nggak pernah dipungut bayaran

Rocky

Oleh: yantigaul | Oktober 3120pm30pmThu, 30 Oct 2008 14:20:36 +0000200831pm1030,2008

manajemen keuangan

MANAJEMEN KEUANGAN

Kompetisi Kep. Investasi

Perubahan harga

Manajemen keuangan Kep. Pendanaan

Yng mampu beradaptasi

Perubahan teknologi

Perubahan tingkat bunga, Kep. Mnj. Aktiva

dll

Manajemen Keuangan adalah aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana memperoleh dana, menggunakan dana, dan mengelola asset sesuai dengan tujuan perusahaaan secara menyeluruh.

Fungsi Utama Manajemen Keuangan :

  1. Investment Decision : Keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola perusahaan.

  2. Financing Decision : Keputusan berkaitan dengan penetapan sumber dana yang diperlukan dan penetapan perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimal)

  3. Assets Management Decision: Keputusan berkaitan penggunaan dan pengelolaan aktiva (kata bijak: lebih mudah membangun daripada mengelola)

Oleh: yantigaul | Oktober 3156pm30pmThu, 30 Oct 2008 13:56:01 +0000200831pm1030,2008

tanaman hias

Puring

Sejak dahulu kita semua sudah mengenal jenis tanaman puring sebagai tanaman pagar atau tanaman yang suka ada di pemakaman , sejauh ini pula persepsi orang awam akan jenis tanaman ini hanyalah sebagai tanaman kuburan sehingga petani yang mau berbudi daya jenis tanaman ini selalu terbentur kendala pemasaran dan selama itu pula tanaman ini selalu dihargai murah dan hanya dijadikan sebagai pelengkap di kios-kios pedagang tanaman hias .

Penyebaran jenis tanaman ini sebenarnya sangat luas mulai dari India, asia tenggara , Australia , dan Negara tropis di amerika latin . Sudah tentu jenis yang ada pun sangat banyak .

By :

Posted by Adji at 3:42 AM 3 comments

Semua Tanaman ( Puring )

Oleh: yantigaul | Oktober 3129pm30pmThu, 30 Oct 2008 13:29:38 +0000200831pm1030,2008

puisi

Do’a

.

Ya Allah… Inilah hamba-Mu

yang meratap mengharap percikan cinta-Mu

Engkau tahu

betapa jelaga nista terus memburu

dosa dan dosa dan dosa

melagukan sonata hawa nafsu

kelu lidahku untuk mengaku di hadapan-Mu

malu jiwaku untuk menatap-Mu

.

Ya Allah…

Dalam gundah penuh ragu aku menghampiri-Mu

Menatap diriku sendiri yang selalu berpaling

Sesekali dosa-dosa kusesali

Tetapi berjuta kali kuulangi

Betapa daku harus menghadap-Mu

Sedang seluruh syaraf batinku hanyalah kisah kepalsuan

Sungguh tiada yang mendesakku, kecuali sebuah pengampunan-Mu

Oleh: yantigaul | Oktober 3127pm30pmThu, 30 Oct 2008 12:27:36 +0000200831pm1030,2008

foto

Tim Ekonomi Berupaya Atasi Tiga Hal Hindari Krisis Ekonomi

Jakarta (ANTARA News) – Tim Ekonomi Pemerintah menyatakan, Indonesia tidak akan mengalami krisis ekonomi jika mampu mengatasi tiga hal, yaitu menjaga indikator makro, institusi keuangan yang kuat, dan tidak ada pematokan (peg) nilai tukar.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhannuddin Abdullah, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat.

Burhanuddin bersama tim ekonomi lainnya Menko Perekonomian Boediono, Menkeu Sri Mulyani, Menperin Fahmi Idris, Mendag Mari Elka Pangestu menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melaporkan situasi makro dan sektor riil dan nilai tukar.

Menurut Burhanuddin, persyaratan itu pada saat sekarang ini tidak cukup untuk membuat krisis ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 1997.

“Makro ekonomi terjada secara baik, fiskal defisit terkelola dan terjaga dengan cukup menjanjikan, neraca pembayaran selama 6-7 tahun terakhi surplus dan dibandingkan masa-masa sebelumnya,” kata Burhanuddin.

Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya defisit cukup besar atau mencapai sekitar 2,2 persen dari GDP.

“Institusi ekonomi Indonesia saat ini sudah lebih kuat, nilai tukar yang fleksibilitas saya kira cukup terjaga,” katanya.

Burhanuddin juga mengatakan banyak yang mengkhawatirkan akibat tukar rupiah yang terus menguat saat ini akan serta merta mendorong terjadinya arus dana keluar dari Indonesia yang jumlahnya sangat besar.

“Kami melihat persoalan nilai tukar adalah persoalan regional bukan hanya di Indonesia tetapi juga terjadi di negara “emerging market”,” ujarnya.

Nilai tukar rupiah memang mengalami kenaikan sekitar 1,62 persen dalam beberapa bulan tahun 2007, namun dibandingkan kenaikannya masih lebih rendah dibanding Rupee India yang menguat 7,42 persen, Baht Thailand naik 4,5 persen, Ringgit Malaysia melonjak 3,7 persen, sedangkan Peso Pilipina naik 3,5 persen.

“Dari situ terlihat bahwa rupiah masih cukup kompetitif dibandingkan dengan mata uang lainnya di regional,” ujarnya.

Dengan demikian diutarakan Burhanuddin, daya tahan ekonomi Indonesia masih cukup baik dibanding negara-negara lain, sehingga dengan pertumbuhan ekonomi, harga barang dan jasa yang stabil banyak pelaku ekonomi merevisi perkiraan kegiatan ekonominya menjadi lebih baik lagi.

Indikasi bembaiknya ekonomi Indonesia juga disampaikan Menko Perekonomian Boediono yang menyebutkan, meski masih harus menunggu hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) namun tampaknya indikator moneter dan fiskal kuartal I 2007 menunjukkan perbaikan.

Meski demikian, ia menjelaskan, beberapa hal yang perlu diwaspadai antara lain mengamankan persediaan komoditi, seperti beras dan minyak goreng, agar berada pada harga yang wajar.

“Langkah-langkah untuk mengamankan komoditi beras agar pasok dan permintaannya cukup juga kita sampaikan kepada Presiden,” ujarnya.

Terkait rencana pemerintah impor beras, Boediono menjelaskan, sekarang belum dilakukan.

“Itu akan kita lakukan untuk menjaga kestabilan harga. Sekarang sudah stabil tapi kita harus waspada setelah panen ini. Bulan Juni kita akan
mengadakan review stok tambahan. Intinya mengamankan ketersediaan pangan bagi rakyat dengan harga,” katanya.

Menanggapi apresiasi nilai tukar rupiah, Sri Mulyani mengatakan, kecil kemungkinan terjadinya “reverse” atau pengalihan kembali dana di dalam negeri ke luar negeri.

“Kalaupun ada ‘reverse’ sebenarnya itu mau pindah kemana? Karena sejauh ini instrumen keuangan masih bagus seperti SBI masih pada kisaran 8,75 persen. Demikian halnya Surat Utang Negara (SUN) masih bagus,” tuturnya.

“Makanya, setiap hari kita dan Bank Sentral dan pengusaha berusaha membuat mereka (pemilik modal) tetap di sini. Kalau bisa mengalihkan dana investasi yang telah ada di dalam negeri menjadi jangka panjang ke sektor riil bukan ke portofolio,” ujar Sri Mulyani. (*)

COPYRIGHT © 2007

UANG RP.50.000 GAMBAR BAPAK SOEHARTO. - foto 1
Oleh: yantigaul | Oktober 3129am25amSat, 25 Oct 2008 09:29:01 +0000200831am1025,2008

krisis ekonomi global


·


“Orang Miskin” Tak Pusing dengan Krisis Ekonomi!

Rabu, 15 Oktober, 2008 oleh Merry Magdalena

Siapa paling menderita jika krisis ekonomi mendera? Kalau versi Presiden Bank Dunia, Robert Zoellick, krisis ekonomi global dapat sangat merugikan penduduk miskin di negara-negara berkembang. Bank Dunia menaksir harga pangan dan energi yang tinggi telah mendorong 100 juta orang lagi ke lembah kemiskinan tahun ini saja.

Agaknya Zoellick tak pernah turun ke lapangan seperti saya, sesama rakyat jelata Indonesia, negara yang katanya berkembang tapi kerap disandingkan dengan sejumlah negara miskin Afrika dalam sejumlah literatur yang saya baca. Sebab nyatanya, orang miskin itu tak kena dampak apapun atas krisis ekonomi global. Siapa rakyat miskin yang saya maksud? Mereka adalah gelandangan, pengemis, pengamen, anak jalanan, yang tak punya tempat tinggal, tak sekolah, dan entah bagaimana masa depannya.

Adakah artinya nilai rupiah anjlok atau bahkan terjadi devaluasi sekalipun bagi mereka? Apakah jika dolar turun maka mereka akan bisa kuliah dan berbelanja di butik mahal? Apakah jika rupiah anjlok, mereka akan mati bunuh diri? Tidak. Bagi kalangan orang seperti mereka, krisis atau tidak krisis sama sekali tak ada artinya.

Siapa Si Miskin?

Justru yang kena dampak paling heboh dalam situasi krisis adalah kalangan menengah. Kalangan yang dibilang kaya tapi masih naik turun bis kota dan tersiksa macet, terancam copet dan penodong. Tapi tak bisa disebut miskin, sebab mereka bisa mengecap pendidikan tinggi, memiliki laptop dan ponsel, sesekali menikmati Starbucks. Ini yang saya sebut sebagai kalangan “nanggung”.

“Kalau orang kaya, saat krisis begini gampang saja, tinggal alokasikan kekayaannya ke properti atau emas atau dolar, agar bisa selamat. Nah kita, tabungan cuma beberapa juta doang, boro-boro mau beli properti atau emas, diambil sekarang juga langsung habis,” keluh seorang teman yang masuk golongan nanggung itu.

Mungkin kita perlu lebih menjelaskan apa yang dimaksud dengan “orang miskin”. Pada pidato kenegaraan 18 Agustus lalu, Presiden SBY dengan bangga mengatakan bahwa populasi rakyat miskin sudah bisa ditekan. Saya kok seperti mendengar lawakan Srimulat, sebab faktanya anak-anak jalanan yang berkeliaran mengamen di jam sekolah kian membludak. Copet, preman, pengangguran, berita kriminal, kian marak menghiasi hidup keseharian.

Saya tertawa geli membaca tulisan di bawah ini.

Bank Dunia dan Bappenas mencatat, penduduk miskin turun separuh sejak 1997, sampai 2003. Pada 2003, Bappenas mencatat, jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan tinggal 17,4% dari total orang miskin sebanyak 37,3 juta orang. Survei Bappenas ini memakai standar internasional, yaitu penduduk yang mempunyai pendapatan kurang dari US$ 1 per hari, dan patokan harga-harga yang dipakai adalah saat krisis pada 1998.(Tempo).

Oleh: yantigaul | Oktober 3138am25amSat, 25 Oct 2008 08:38:32 +0000200831am1025,2008

foto

Oleh: yantigaul | Oktober 3118am25amSat, 25 Oct 2008 08:18:54 +0000200831am1025,2008

foto ku

ini foto ku? canti kan ?

Oleh: yantigaul | Oktober 3143am22amWed, 22 Oct 2008 09:43:48 +0000200831am1022,2008

teman ku

Saat-saat yang paling indah dan tak terlupakan waktu aku masih tinggal bersama kedua orang tuaku di palembang. Aku sangat bahagia dapat berkumpul dengan keluargaku disana, terlebih lagi aku mempunyai banyak teman, aku mempunyai satu teman yang sangat baik ma aku,sangat perhatian. Kenangan indah bersamanya ketika kami masih SMA. Aku dan dia sering jalan bareng berangkat bareng,pulang juga bareng pokoknya sangat menyenangkan. Tak terasa 3 tahun berlalu,masa-masa sekolahpun berakhir dan pada saat itu juga aku harus berpisah dengan temanku itu. Aku kuliah di Jawa sementara dia masih di Palembang. Sedih rasanya tapi, mw apalagi. Awal-awal di Jawa aku masih sering komunikasi dengannya tapi,setelah itu dia menghilang nomornya sudah tidak bisa dihubungi lagi. Tapi,ya udahlah aku terima dgn lapang dada moga saat pulang nanti aku bisa ketemu lagi dengannya.amiiin…..

 

Oleh: yantigaul | Oktober 3140am18amSat, 18 Oct 2008 01:40:33 +0000200831am1018,2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.